Lokasi

Untuk menggambarkan wilayah kerja, ditampilkan peta desa beserta batas kawasan hutan, serta foto-foto flora dan fauna khas seperti pohon ulin, rotan, anggrek hutan, burung enggang, dan satwa lain yang menjadi kekayaan biodiversitas Kapuas Hulu.

Peta Desa

Sejarah Pengajuan Hutan Desa

Pengusulan Hutan Desa Nanga Jemah berawal dari pendamping PRCF Indonesia pada 2012. Diperoleh kemudian keputusan Kepala Desa Nanga Jemah tentang susunan calon pengurus LPHD Engkapan (nama sebelumnya) melalui SK nomor 06 tahun 2013. Dengan dasar tersebut, selanjutnya dilakukan pengajuan pengusulan kawasan kepada bupati melalui surat kepala desa nomor 540/183/pemdes nl /ekbang /2013 tanggal 12 oktober 2013 dengan luas kawasan 4.376 Ha yang tediri dari HP dan HL. 35px

Foto - foto Flora dan Fauna